• Hubungi Kami02933301004
  • Login

Outbond Bersama SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan "Persiapan Mental Menjelang Ujian Sekolah"

Outbond & Character Building
Menindaklanjuti MoU antara SMP Negeri 3 Mertoyudan dengan SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan diadakan kerjasaa berupa kegiatan Outbond di Kampus SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin 5 Febaruari 2024. Kegiatan ini maksudkan untuk ;
1. Mempersispkan kesiapan psikis mental siswa menghadapi ujian sekoah
2. Mengenalkan progran studi /Jurusan di SMK Muhamadiyah 2 Mertoyudan

Ice Breaking
Seperti namanya, yang berarti pemecah kebekuan, permainan ini berguna untuk menghilangkan ketegangan peserta. Tujuannya adalah menstimulus antusiasme (pemanasan) bagi peserta, agar siap mengikuti seluruh kegiatan berikutnya. Permainan yang sangat dikenal di dunia pelatihan (training), outbound, workshop dan sejenisnya ini, terdiri atas pencanangan komitmen kegiatan (goal setting), pembagian kelompok, juga soliditas kelompok. Ice breaking biasanya diisi dengan beberapa permainan yang mengundang tawa, namun tetap mengajak pesertanya untuk berkonsentrasi mengikuti arahan dari instruktur.

Dragon Ball
Merupakan salah satu contoh permainan outbound low impact games dan termasuk dalam jenis permainan team building. Dalam permainan ini, peserta yang sudah terbagi dalam kelompok, memasukkan air ke dalam pipa berlubang yang berisi bola. Karena terdapat banyak lubang pada pipa, air pasti akan keluar melalui lubang tersebut. Tugas peserta lain adalah harus menutup lubang-lubang itu dengan tangan, supaya air dapat cepat penuh dan bola bisa keluar. Permainan ini berguna untuk menjalin kekompakkan untuk membangun kerja sama tim dalam menyelesaikan tantangan, belajar bertanggung jawab pada tugas masing-masing, serta rela berkorban untuk tercapainya tujuan bersama.

Cahaya Kehidupan
Peserta yang mengikuti permainan ini harus bekerja sama dengan baik. Mereka dapat berlatih untuk tidak pantang menyerah meski harus mengalami kegagalan berulang. Peralatan yang digunakan dalam permainan cahaya kehidupan adalah lilin, obor, dan sejumlah kantong plastik berisi air. Instruktur mengarahkan seluruh peserta untuk menyalakan satu lilin dari sebuah obor di garis start. Peserta harus menjaga lilin agar tidak padam sambil berjalan menuju obor di garis finish. Perjalanan dari garis start menuju finish, tentu saja bukannya tanpa hambatan. Peserta harus menghalau lemparan plastik berisi air dari para instruktur yang dapat mematikan lilin. Peserta ditantang untuk tidak pantang menyerah meski lilin berkali-kali mati, sehingga mereka melakukan berbagai cara melindungi lilin agar tidak padam dihembus angin atau tersiram air. Saat berhasil mencapai garis finish dengan lilin yang tetap menyala, peserta bersorak merayakan keberhasilan mereka.

Menara Air
Dalam permainan menara air, setiap kelompok diminta untuk tidur diatas pasir dengan menyatukan kedua kaki yang diangkat lurus ke atas, membentuk satu titik. Di atas kaki mereka diletakkan sebuah ember besar. Setelah ember diisi air dan sejumlah bola, para peserta harus mengambil kembali bolanya satu per satu dengan tangan. Saat bola sudah habis, ember harus dibawa kembali ke bawah, tanpa tumpah. Permainan ini melatih konsentrasi, kekompakkan dan kerja sama tim untuk mempertahankan kekuatan kaki, agar ember yang berisikan air tetap dalam posisinya.

Mencari Bola Emas
Permainan yang berguna memupuk rasa saling percaya terhadap teman serta meningkatkan soliditas tim ini, menggunakan banyak bola berwarna-warni. Bola tersebut diletakkan dalam arena berbentuk persegi empat yang dibatasi oleh tali.

Beberapa peserta dalam setiap kelompok ditutup matanya, untuk mengambil bola dengan warna tertentu di dalam arena, sesuai instruksi. Sementara teman-teman lainnya menggerakkan letak bola yang akan diambil. Permainan ini rawan kecurangan, karena saat mengambil bola dalam arena, peserta yang ditutup matanya bisa mengintip dari balik penutup matanya. Oleh karena itu, perlu ketegasan instruktur, agar seluruh peserta dapat bermain sportif.